Wednesday, July 20, 2016

REVOLUSI MENTAL versus REVOLUSI HUKUM

PERTAMA, perlu diketahui SIFAT DASAR keburukan MANUSIA SESUNGGUHNYA MANUSIA SUKA MENYAKITI DIRINYA SENDIRI DAN SUKA MENCURI-CURI KESEMPATAN. Dikisahkan cerita Adam dan Hawa yang memakan buah KULDI, adalah sebuah pembelajaran bahwa sesungguhnya manusia itu suka mencuri-curi kesempatan, bahkan malaikat pernah bertanya :
"Ya Allah kenapa engkau ciptakan MAKLUK/Manusia yang suka menyakiti dirinya sendiri dan bahkan membuat kerusakan dimuka bumi" Seperti kita ketahui kemudian Allah menjawabnya bahwa : ALLAH MAHA TAHU itu jawabanya.

KEDUA, Manusia pada dasarnya tidak bisa ditakut-takuti, dan tidak takut mati. kedua hal tersebut harus disadari ketika manusia membuat produk hukum.

Contoh KASUS:
ketika President JOKOWI memutuskan menghukum mati bandar NARKOBA untuk maksud tujuan syok terapi, agar orang lain takut dan bandar NARKOBA berkurang, yang terjadi malah sebaliknya semakin banyak BANDAR dan pecandu.
CONTOH LAIN:
NEGARA ARAB yang dikenal dengan hukum KERASnya, tetap saja grafik kejahatan tidak bisa ditekan bahkan tiap hari jumat selalu dilakukan eksekusi hukuman.

KESIMPULAN:
HENDAKNYA PEMERINTAH DAN DPR dalam membuat produk hukum, HARUS MAKSIMAL MEMBERIKAN HUKUMAN.
TERKECUALI JIKA ANGGOTA DPR INGIN MENG KOMERSIL KAN PRODUK HUKUM.
maka tunggulah kehancuran dan rusaknya manusia.

Mengenai hasil akhir dan keputusan HAKIM sebagai manusia PUNYA KEBIJAKSANAAN dan NURANI.
dan mengenai KEADILAN dalam mengambil keputusan akan berbeda-beda hasilnya.

No comments:

MENDENGAR DAN TIDAK

MENDENGAR DAN TIDAK 2:93 Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat bukit (Thursina) di atasmu ...