Dalam hukum matematika operasi bilangan bulat terdapat dua jenis
anggota bilangan yaitu, + positif dan - negatif, hal ini mewakili kebaikan
untuk nilai + plus dan keburukan - negatif.
contoh kasus:
Diketahui:
Muslim= Positif.
Munafik= Negatf.
Kafir= Negatif.
Ditanya:
Bagaimana sikap manusia dengan datangnya Alquran.?
Jawaban:
Penjumlahan
1+(-1)=0
1+1=2
(-1)+1=0
(-1)+(-1)=(-2)
Pengurangan.
1-1=0
(-1)-1=(-2)
1-(-1)=2
(-1)-(-1)=0
Perkalian
1 x (-1)= (-1)
1 x 1 =1
(-1) x 1=(-1)
(-1) x (-1)=1
pembagian.
1:(-1)=(-1)
1:1=1
(-1):1=(-1)
(-1):(-1)=1
Contoh kasus:
kebaikan(positif)+keburukan(negatif)= keburukan(negatif)
koruptor(negatif)+ bukan koruptor(positif)= koruptor(negatif)
yang bukan koruptor akan ikut terseret terkena getahnya, bahkan
suatu saat akan ikut terpengaruh.
bukan pemabok(positif)+pemabok(negatif)=pemabok(negatif)
yang bukan pemabok bahkan akan terkena getahnya.
PERANG (negatif)+DAMAI(positif)= PERANG (negatif)
Bahkan pribahasa indonesia menyebutkan TIDAK MAKAN BUAH NANGKANYA,
NAMUN IKUT TERKENA GETAHNYA.
bahkan jika, wanita(negatif)+pria(positif)=negatif
atau wanita(positif)+pria(negatif)=negatif
dengan kata lain jika kedua pasangan ditemukan dalam satu
kamar maka zinah yang terjadi, bahkan walaupun tidak terjadi perbuatan zinah, pandangan
dimasyarakat akan menilainya negatif.
Dari hasil operasi bilangan tersebut bilangan positif (muslim)dan
negatif(munafik,kafir) memang tidak bisa digabungkan, kemudian untuk operasi
perkalian negatif dikalikan negatif hasilnya adalah positif, hal ini bisa
terjadi karena adanya hikmah kesadaran dari Allah Yang Maha Kuasa.
Dari hal ini kita sebagai manusia harus menyadari, bahwa
setiap agama, idealisme dan pemahaman serta perbedaan , tidak bisa digabungkan.
jadi seharusnya untuk membangun peradaban manusia, manusia hendaknya menyadari
bahwa setiap perbedaan memang tidak bisa digabungkan.
Jadi konsep BAGIMU AGAMAMU, DAN BAGIKU AGAMAKU atau TIDAK
MEMAKSA atau لا قوة
atau DEMOKRASI seharusnya menjadi sesuatu pengetahuan NILAI BAIK yang harus disadari setiap manusia.
Dengan kata lain salah satu CIRI
TERORISME adalah MEMAKSA, MEMAKSAKAN IDEALISME PADA ORANG LAIN, contoh:
PENJAJAH adalah bentuk NYATA DARI TERORIS,
karena penjajah memaksakan pada negara lain untuk dikuasai,
dalam contoh yang paling kecil:
adalah PERAMPOK, PEMERKOSA, PENCURI, KORUPSI, KERJA PAKSA, KUDETA (IN KONSTITUSIONAL)
PENJAJAH adalah bentuk NYATA DARI TERORIS,
karena penjajah memaksakan pada negara lain untuk dikuasai,
dalam contoh yang paling kecil:
adalah PERAMPOK, PEMERKOSA, PENCURI, KORUPSI, KERJA PAKSA, KUDETA (IN KONSTITUSIONAL)
Dan TERORIS adalah bentuk pemaksaan kehendak dengan cara menakuti, memaksa membuat orang lain takut,sehingga orang lain akan menuruti kemauannya.
dan untuk masalah NAHI MUNGKAR, atau bentuk mekanisme
pencegahan dalam tindakan nyata, yang dicontohkan Rasullulah, seharusnya dilakukan
seperti seorang guru kepada muridnya, atau seorang orang tua kepada anaknya. Kemudian
secara teknis akan berbeda-beda caranya.
No comments:
Post a Comment