ANALOGI AMAL BAGI EMPAT GOLONGAN
Al-quran menggambarkan
diterima atau tidaknya amal seorang manusia seperti transaksi JUAL BELI
1.
Golongan
Muslim/Mukmin/Ikhlas Menerima/Suka Rela/Jujur
9:111 Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan
harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan
Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar
dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur'an. Dan siapakah yang lebih
menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli
yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.
Contoh Kehidupan: JUAL BELI dengan suka rela
Penjual :“Permisi pak, saya ingin menjual HP SAMSUNG, jujur pak ini HP asli pabrikan samsung bukan barang palsu atau imitasi yang mudah rusak ..?”
Pembeli :”Oke barang anda bagus, anda JUJUR ini asli...oke saya mau beli.” Pembeli ini tahu sejak dulu kalo orang ini jujur dan lurus dalam berdagang sehingga tawarannya ini langsung cepat diambilnya.
(Barang yang diJual mewakili Amal yang dibeli=Amal yang diterima Allah)
karena barangnya diterima Pembeli, maka amalnya pun diterima Allah
Penjual :“Permisi pak, saya ingin menjual HP SAMSUNG, jujur pak ini HP asli pabrikan samsung bukan barang palsu atau imitasi yang mudah rusak ..?”
Pembeli :”Oke barang anda bagus, anda JUJUR ini asli...oke saya mau beli.” Pembeli ini tahu sejak dulu kalo orang ini jujur dan lurus dalam berdagang sehingga tawarannya ini langsung cepat diambilnya.
(Barang yang diJual mewakili Amal yang dibeli=Amal yang diterima Allah)
karena barangnya diterima Pembeli, maka amalnya pun diterima Allah
2.
Golongan
Munafik/Fasik/Penipu
2:16 Mereka
itulah orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk,
maka tidaklah beruntung perniagaan mereka dan tidaklah mereka mendapat
petunjuk.
2:86 Itulah
orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan
(kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak
akan ditolong.
2:90 Alangkah
buruknya (perbuatan) mereka yang menJual dirinya
sendiri dengan kekafiran kepada apa yang telah diturunkan Allah, karena dengki
bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara
hamba-hamba-Nya. Karena itu mereka mendapat murka sesudah (mendapat) kemurkaan.
Dan untuk orang-orang kafir siksaan yang menghinakan.
2:174
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah,
yaitu Al Kitab dan menJualnya
dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak
menelan) ke dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada
mereka pada hari kiamat dan tidak akan menyucikan mereka dan bagi mereka siksa
yang amat pedih.
2:175 Mereka
itulah orang-orang yang membeli kesesatan
dengan petunjuk dan siksa dengan ampunan. Maka alangkah beraninya mereka
menentang api neraka!
4:44 Apakah
kamu tidak melihat orang-orang yang telah diberi bahagian dari Al Kitab
(Taurat)? Mereka membeli (memilih) kesesatan (dengan
petunjuk) dan mereka bermaksud supaya kamu tersesat (menyimpang) dari jalan
(yang benar).
Contoh Kehidupan: JUAL BELI dengan unsur Penipuan/Penjual
yang penipu
Penjual :“Permisi pak, saya ingin menjual HP SAMSUNG, jujur pak ini HP asli pabrikan samsung bukan barang palsu atau Imitasi yang mudah rusak pak...silahkan di lihat ya pa?” (dalam hati busuknya penjual ini berusaha untuk menipu pembeli, kenyataannya barang yang mau dijualnya adalah SAMSUNG PALSU)
Pembeli :"Pembeli TIDAK MAU MELIHAT SAMA SEKALI HP yang disodorkannya, dari dulu dia tahu informasi kalo orang ini TIDAK JUJUR dan sering MENIPU Dan sama sekali TIDAK MAU BICARA dengan penjual PENIPU tersebut.
Penjual :“Permisi pak, saya ingin menjual HP SAMSUNG, jujur pak ini HP asli pabrikan samsung bukan barang palsu atau Imitasi yang mudah rusak pak...silahkan di lihat ya pa?” (dalam hati busuknya penjual ini berusaha untuk menipu pembeli, kenyataannya barang yang mau dijualnya adalah SAMSUNG PALSU)
Pembeli :"Pembeli TIDAK MAU MELIHAT SAMA SEKALI HP yang disodorkannya, dari dulu dia tahu informasi kalo orang ini TIDAK JUJUR dan sering MENIPU Dan sama sekali TIDAK MAU BICARA dengan penjual PENIPU tersebut.
Barang yang diJual mewakili Amal yang dibeli=Amal yang diterima Allah)
Karena barangnya tidak diterima Pembeli, maka amalnya pun tidak diterima Allah
3.
Golongan
Musyrik/Mendua/Tertipu
Karena barangnya tidak diterima Pembeli, maka amalnya pun tidak diterima Allah
2:102 Dan
mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa Dan mereka
mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan
mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak
kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan itulah yang kafir
(mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang
diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut,
sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum
mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah
kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang
dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya.
Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudarat dengan sihirnya kepada
seorang pun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang
memberi mudarat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka
telah meyakini bahwa barang siapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir
itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka
menJual dirinya dengan sihir, kalau mereka
mengetahui.
4:44 Apakah
kamu tidak melihat orang-orang yang telah diberi bahagian dari Al Kitab
(Taurat)? Mereka membeli (memilih) kesesatan (dengan
petunjuk) dan mereka bermaksud supaya kamu tersesat (menyimpang) dari jalan
(yang benar).
Contoh Kehidupan: JUAL BELI dengan Penjual yang Mendua dan tertipu
SALES :(Dalam hati SAYA TIDAK PERCAYA dan jadi RAGU-RAGU karena antriannya penuh, Saya TIDAK SABAR karena saya tidak dilayani-layani & berniat untuk menjualnya ditoko Bang Tohir) “Maaf mas, saya ga jadi mau jual barang saya disini, saya mau jual barang saya di toko Bang Tohir !!!” kata saya kesal.
Tk.AHMAD :”Jangan di jual ditoko bang tohir mas, dia itu seorang penipu, dia sering pakai uang palsu, terus pembayarannya Juga sering kurang bahkan ada yang tidak dibayar sama sekali sehingga banyak Sales yang kecewa karena tertipu, Sepertinya Bapak kamu juga pernah tertipu oleh dia, Dia itu sebenarnya pelayan saya” kata Bang Ahmad Menasehati.
SALES :“Maaf bang pokoknya saya mau jual barang saya ke Toko Bang Tohir” jawab saya bersikeras.
Tk.AHMAD :"Ya Sudah kalo kamu tidak Percaya..!!"
SESAMPAINYA DI TOKO TOHIR
SALES :“Permisi pak, saya ingin menjual HP SAMSUNG harga nya Rp.2juta, jujur pak ini HP asli pabrikan samsung bukan barang palsu Imitasi yang mudah rusak pak...?
Tk.TOHIR :"Silahkan mas, ya berapa harganya saya mau beli..? oke deal saya setuju, ini uanganya ambil silahkan dihitung"
SALES : Dengan senang hati saya menerima uang hasil penjualan HP, dalam benak saya senang karena akhirnya HP saya laku terjual, kemudian saya pulang ke rumah, sebelum pulang kerumah saya mampir ke toko sepatu ADIDAS untuk membeli sepatu anak saya, diluar dugaan ternyata uang hasil penjualan HP saya ditolak toko sepatu karena UANGNYA PALSU, saya bener-benar KAGET dan merasa TERTIPU OLEH Tk.TOHIR, "Dari pengalaman ini saya akan BELAJAR MENIPU orang lain" Dalam benak sales ini dendam.
AKHIRNYA SI SALES YANG MENDUAKAN INI MENUKAR KEPERCAYAAN YANG DIBERIKAN OLEH TOKO AHMAD DENGAN BELAJAR MENIPU.
(Barang yang diJual mewakili Amal yang dibeli=Amal yang diterima Allah)
karena barangnya tidak diterima Tk.Ahmad, maka amalnya pun tidak diterima Allah
SALES :Niat awal saya Ke Pasar mau menjual HP di Toko Ahmad, Sesampainya Di Toko Ramai dan Penuh.
Tk.AHMAD :“Silahkan
masuk pak, terimakasih atas KEPERCAYAAN anda, jangan RAGU saya akan membeli barang
anda, dan yang SABAR yah”SALES :(Dalam hati SAYA TIDAK PERCAYA dan jadi RAGU-RAGU karena antriannya penuh, Saya TIDAK SABAR karena saya tidak dilayani-layani & berniat untuk menjualnya ditoko Bang Tohir) “Maaf mas, saya ga jadi mau jual barang saya disini, saya mau jual barang saya di toko Bang Tohir !!!” kata saya kesal.
Tk.AHMAD :”Jangan di jual ditoko bang tohir mas, dia itu seorang penipu, dia sering pakai uang palsu, terus pembayarannya Juga sering kurang bahkan ada yang tidak dibayar sama sekali sehingga banyak Sales yang kecewa karena tertipu, Sepertinya Bapak kamu juga pernah tertipu oleh dia, Dia itu sebenarnya pelayan saya” kata Bang Ahmad Menasehati.
SALES :“Maaf bang pokoknya saya mau jual barang saya ke Toko Bang Tohir” jawab saya bersikeras.
Tk.AHMAD :"Ya Sudah kalo kamu tidak Percaya..!!"
SESAMPAINYA DI TOKO TOHIR
SALES :“Permisi pak, saya ingin menjual HP SAMSUNG harga nya Rp.2juta, jujur pak ini HP asli pabrikan samsung bukan barang palsu Imitasi yang mudah rusak pak...?
Tk.TOHIR :"Silahkan mas, ya berapa harganya saya mau beli..? oke deal saya setuju, ini uanganya ambil silahkan dihitung"
SALES : Dengan senang hati saya menerima uang hasil penjualan HP, dalam benak saya senang karena akhirnya HP saya laku terjual, kemudian saya pulang ke rumah, sebelum pulang kerumah saya mampir ke toko sepatu ADIDAS untuk membeli sepatu anak saya, diluar dugaan ternyata uang hasil penjualan HP saya ditolak toko sepatu karena UANGNYA PALSU, saya bener-benar KAGET dan merasa TERTIPU OLEH Tk.TOHIR, "Dari pengalaman ini saya akan BELAJAR MENIPU orang lain" Dalam benak sales ini dendam.
AKHIRNYA SI SALES YANG MENDUAKAN INI MENUKAR KEPERCAYAAN YANG DIBERIKAN OLEH TOKO AHMAD DENGAN BELAJAR MENIPU.
(Barang yang diJual mewakili Amal yang dibeli=Amal yang diterima Allah)
karena barangnya tidak diterima Tk.Ahmad, maka amalnya pun tidak diterima Allah
4. Golongan Kafir/Menolak/ingkar/sombong
30:8 Dan mengapa mereka tidak
memikirkan tentang (kejadian) diri mereka?, Allah tidak menjadikan langit dan
bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar
dan waktu yang ditentukan. Dan
sesungguhnya kebanyakan di antara manusia benar-benar ingkar
akan pertemuan dengan Tuhannya.
32:10 Dan mereka berkata:
"Apakah bila kami telah lenyap (hancur) di dalam tanah, kami benar-benar
akan berada dalam ciptaan yang baru. Bahkan
(sebenarnya) mereka ingkar akan
menemui Tuhannya.g
50:24 Allah berfirman: "Lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka
semua orang yang sangat ingkar dan
keras kepala,
50:25 yang sangat enggan melakukan kebajikan, melanggar batas lagi
ragu-ragu,
50:26 yang
menyembah sembahan yang lain beserta Allah, maka lemparkanlah dia ke dalam
siksaan yang sangat".
Contoh Kehidupan:
JUAL BELI dengan Penjual yang menolak/ingkar/Tidak Percaya
SALES :“Saya MENOLAK tidak akan menjual HP saya di toko ADI, saya TIDAK PERCAYA sama DIA, saya INGKARI kalo dia telah memberi banyak rejeki kepada saya, saya INGKARI apapun tentang dia..karena saya sombong?”
Tk.HP Adi :Pembeli TIDAK MAU MELIHAT SAMA SEKALI dengan orang ini, dia tahu informasi kalo orang ini MENOLAK, INGKAR dan TIDAK PERCAYA KEPADANYA Dan sama sekali TIDAK MAU BICARA dengan SALES tersebut.
(Barang yang diJual mewakili Amal yang dibeli=Amal yang diterima Allah)
karena barangnya tidak diterima Toko ADI, maka amalnya pun tidak diterima Allah
SALES :“Saya MENOLAK tidak akan menjual HP saya di toko ADI, saya TIDAK PERCAYA sama DIA, saya INGKARI kalo dia telah memberi banyak rejeki kepada saya, saya INGKARI apapun tentang dia..karena saya sombong?”
Tk.HP Adi :Pembeli TIDAK MAU MELIHAT SAMA SEKALI dengan orang ini, dia tahu informasi kalo orang ini MENOLAK, INGKAR dan TIDAK PERCAYA KEPADANYA Dan sama sekali TIDAK MAU BICARA dengan SALES tersebut.
(Barang yang diJual mewakili Amal yang dibeli=Amal yang diterima Allah)
karena barangnya tidak diterima Toko ADI, maka amalnya pun tidak diterima Allah