Wednesday, July 20, 2016

KAMPANYE DEMOKRASI dan ANTI PEMAKSAAN

Di Awali dari PBB dan Teknokrat dunia barat yang mengkampanyekan DEMOKRASI dan LIBERAL, hal ini sejatinya maksudnya baik namun pada kenyataanya banyak disalah gunakan, oleh karena itu perlu diadakannya terobosan guna merubah pemikiran global dunia :

Pertama, apa arti DEMOKRASI.
DEMOKRASI berasal dari kata DEMOS dan KRATOS, yang berarti hakekatnya MEMILIH dan TIDAK MEMAKSA. 

1. MEMILIH 
Ditemui kata-kata MEMILIH dalam beberapa SURAT antara  lain:
Al-baqoroh-132,267
Al-Imron-33,42,179
Al-Anam-87
Al-Araf-144
Yusuf-6
Thaahaa-13
Al-Hajj-75,78
Al-Jin-14


Artinya: Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah MEMILIH agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam".(QS.AL-BAQOROH-123)

Dan ayat berikut yang menyiratkan untuk memilih:

           Artinya : “Untuk kamu agama mu dan untuk aku agama ku” (QS.AL-KAFIRUN-6)

      

Artinya: Tetapi kamu (orang-orang kafir) MEMILIH kehidupan duniawi.(QS.AL-A’LAA-16)  
Dengan demikian Allah sangat adil kepada manusia, memberikan hak kepada setiap manusia untuk memilih


2. TIDAK MEMAKSA
 
 Artinya: TIDAK ADA PAKSAAN untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS.AL-BAQOROH-256)     

Dan ayat berikut silahkan dicermati dan diresapi:
Artinya : “Untuk kamu agama mu dan untuk aku agama ku” (QS.AL-KAFIRUN-6)

Dengan begitu DEMOKRASI berarti tidak memaksakan idealisme, tidak memaksakan pemikiran, tidak memaksakan kehendak, tidak memaksakan partai, tidak memaksakan diri pada orang lain., hal ini sangat sesuai dengan pemahaman islam yang terdapat pada ayat:
  “Untuk kamu agama mu dan untuk aku agama ku”
dengan demikian :
PBB, seharusnya mengkampanyekan gerakan ANTI PEMAKSAAN, Karena TERORIS itu dasarnya kejahatan pemaksa, contoh lain bentuk pemaksaan adalah : DIKTATOR, PENJAJAH, PEMERKOSA, KERJA PAKSA, PERAMPOK, PENCURI DAN KORUPTOR, KUDETA(IN KONSTITUSIONAL) adalah bentuk lain dari PEMAKSAAAN KEHENDAK.

DEMOKRASI seharusnya TIDAK BERDAMPINGAN DENGAN LIBERAL atau BEBAS. Karena LIBERAL/ BEBAS mengandung konotasi jelek, bisa jadi diartikan bebas segalanya, bebas mengeluarkan pendapat, bebas dalam kehidupan sex, bebas MAU melakukan apa saja. hal ini sangat bertentangan dengan Peraturan/hukum/undang-undang yang dibuat manusia, jika manusia ingin bebas maka tidak ada peraturan yang perlu dibuat, BEBAS berati TIDAK ADA IKATAN, BEBAS berarti TIDAK ADA HUKUM, hal ini berarti sangat merusak MORALITAS dan TATANAN KEHIDUPAN MANUSIA.

Kedua, Sangat perlu KAMPANYE ANTI PEMAKSAAN
DEMOKRASI itu sejatinya TIDAK MEMAKSAKAN IDEALISME & PEMIKIRAN...BUKAN BEBAS/LIBERAL..Mengkampanyekan KEBEBASAN, seharusnya diganti dengan Kampanye ANTI PEMAKSAAN.
Karena KEBEBASAN mengandung arti MEMAKSA atau merasa belum MERDEKA/BEBAS
dengan demikian,
DEMOKRASI adalah "Untuk kamu agama mu dan untuk aku agama ku", 
Dengan kata lain adalah ANTI PEMAKSAAN, TIDAK MEMAKSA.

AYAT AL-QURAN TENTANG MEMILIH



     AYAT  AL-QURAN TENTANG MEMILIH
Al-QURAN adalah PENGAJARAN dan ALLAH PENGAJAR TERBAIK, QS.AL-BAQARAH 129 adalah Kisah Nabi Adam yang diajarkan Nama-nama benda-benda seluruhnya yang kemudian NABI ADAM mampu mengucapkannya dihadapan para MALAIKAT.
Artinya: Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar!". (QS.Al-Baqarah-129).
ALLAH PENGAJAR terbaik adalah yang pertama harus diketahui sebelum membaca al-quran.
Ayat-ayat  tentang PENGAJARAN ALLAH dimuat Banyak sekali pada Al-quran. Diantaranya ALLAH MENGAJARKAN kita untuk MEMILIH ditemukan ayat sebanyak 27 Ayat:
1.      MEMILIH AGAMA. “Sesungguhnya allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama islam”.(QS.Al-Baqarah 132)
2.      MEMILIH UTUSAN. “Allah memilih utusan-utusan (Nya) dari malaikat dan dari manusia; sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat”.(QS.Al-Hajj 75)
3.      MEMILIH RASUL. “(dan Kami lebihkan pula derajat) sebahagian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus”. (QS.Al An’aam 87).
4.      MEMILIH NABI. “(dan Kami lebihkan pula derajat) sebahagian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus”. (QS.Al An’aam 87)
5.      MEMILIH RAJA. “Sesungguhnya allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa”. (QS.Al-Baqarah 247)
6.      MEMILIH NAFKAH. “Janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan”. (QS. Al-Baqarah 267)
7.     MEMILIH WANITA. “Hai maryam, sesungguhnya allah telah memilih kamu, menyucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu)”.  (QS.Al-Imran 42)
8.      MEMILIH PETUNJUK. “Apakah kamu tidak melihat orang-orang yang telah diberi bahagian dari al kitab (taurat)? Mereka membeli (memilih) kesesatan (dengan petunjuk) dan mereka bermaksud supaya kamu tersesat (menyimpang) dari jalan (yang benar)”. (QS.An Nisaa 44)
9.      MEMILIH PELAKU JIHAD. “Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim….dst”.(QS.Al-Hajj 78)  
10.  MEMILIH HUKUM BEBAS atau HUKUM ISLAM. “Bahwa di dalamnya kamu benar-benar boleh memilih (Jawaban Liberal/Bebas tidak pernah ada ) apa yang kamu sukai untukmu.”       (QS.Al-Qalam 38)
11.  MEMILIH JALAN YANG LURUS atau JALAN MENYIMPANG. Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang taat dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barang siapa yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus”.(QS.Al-Jin 14)
12.  MEMILIH KEHIDUPAN AKHIRAT atau KEHIDUPAN DUNIA. Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi”.(QS.Al-A’laa 16)


MEMAHAMI KONFLIK (ISIL, AL-QAEDAH, PALESTINA, TALIBAN, SYRIA, LIBYA, AMERIKA, RUSIA, ISRAEL) DARI SUDUT MATEMATIKA

Dalam hukum matematika operasi bilangan bulat terdapat dua jenis anggota bilangan yaitu, + positif dan - negatif, hal ini mewakili kebaikan untuk nilai + plus dan keburukan - negatif.
contoh kasus:
Diketahui:
Muslim= Positif.
Munafik= Negatf.
Kafir= Negatif.
Ditanya:
Bagaimana sikap manusia dengan datangnya Alquran.?
Jawaban:
Penjumlahan
1+(-1)=0
1+1=2
(-1)+1=0
(-1)+(-1)=(-2)
Pengurangan.
1-1=0
(-1)-1=(-2)
1-(-1)=2
(-1)-(-1)=0
Perkalian
1 x (-1)= (-1)
1 x 1 =1
(-1) x 1=(-1)
(-1) x (-1)=1
pembagian.
1:(-1)=(-1)
1:1=1
(-1):1=(-1)
(-1):(-1)=1

Contoh kasus:
kebaikan(positif)+keburukan(negatif)= keburukan(negatif)
koruptor(negatif)+ bukan koruptor(positif)= koruptor(negatif)
yang bukan koruptor akan ikut terseret terkena getahnya, bahkan suatu saat akan ikut terpengaruh.

bukan pemabok(positif)+pemabok(negatif)=pemabok(negatif)
yang bukan pemabok bahkan akan terkena getahnya.
PERANG (negatif)+DAMAI(positif)= PERANG (negatif)
Bahkan pribahasa indonesia menyebutkan TIDAK MAKAN BUAH NANGKANYA, NAMUN IKUT TERKENA GETAHNYA.

bahkan jika, wanita(negatif)+pria(positif)=negatif
atau wanita(positif)+pria(negatif)=negatif
dengan kata lain jika kedua pasangan ditemukan dalam satu kamar maka zinah yang terjadi, bahkan walaupun tidak terjadi perbuatan zinah, pandangan dimasyarakat akan menilainya negatif.

Dari hasil operasi bilangan tersebut bilangan positif (muslim)dan negatif(munafik,kafir) memang tidak bisa digabungkan, kemudian untuk operasi perkalian negatif dikalikan negatif hasilnya adalah positif, hal ini bisa terjadi karena adanya hikmah kesadaran dari Allah Yang Maha Kuasa.
Dari hal ini kita sebagai manusia harus menyadari, bahwa setiap agama, idealisme dan pemahaman serta perbedaan , tidak bisa digabungkan. jadi seharusnya untuk membangun peradaban manusia, manusia hendaknya menyadari bahwa setiap perbedaan memang tidak bisa digabungkan.

Jadi konsep BAGIMU AGAMAMU, DAN BAGIKU AGAMAKU atau TIDAK MEMAKSA atau  لا قوة
atau DEMOKRASI seharusnya menjadi sesuatu pengetahuan NILAI BAIK yang harus disadari setiap manusia. 

Dengan kata lain salah satu CIRI TERORISME adalah MEMAKSA, MEMAKSAKAN IDEALISME PADA ORANG LAIN, contoh: 
PENJAJAH adalah bentuk NYATA DARI TERORIS, 
karena penjajah memaksakan pada negara lain untuk dikuasai, 
dalam contoh yang paling kecil:
adalah PERAMPOK, PEMERKOSA, PENCURI, KORUPSI, KERJA PAKSA, KUDETA (IN KONSTITUSIONAL)

Dan TERORIS adalah bentuk pemaksaan kehendak dengan cara menakuti, memaksa membuat orang lain takut,sehingga orang lain akan menuruti kemauannya.

dan untuk masalah NAHI MUNGKAR, atau bentuk mekanisme pencegahan dalam tindakan nyata, yang dicontohkan Rasullulah, seharusnya dilakukan seperti seorang guru kepada muridnya, atau seorang orang tua kepada anaknya. Kemudian secara teknis akan berbeda-beda caranya.

MENDENGAR DAN TIDAK

MENDENGAR DAN TIDAK 2:93 Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat bukit (Thursina) di atasmu ...