Friday, August 26, 2011

Margaret Templeton, Perempuan Atheis yang Masuk Islam pada Usia 65 Tahun

Margaret Templeton, perempuan Skotlandia ini terlahir dari keluarga atheis. Di rumahnya, anggota keluarga tidak pernah dibolehkan untuk bicara tentang Tuhan. Bahkan ketika Margaret belajar tentang Tuhan di sekolah, ia tidak boleh mengatakan apapun yang diketahuinya di lingkungan rumah, atau ia akan mendapat hukuman.
Namun Margaret terus mencari kebenaran atas sejumlah pertanyaan, mengapa ia ada di dunia ini, untuk apa ia hidup di dunia dan apa yang seharusnya ia lakukan. Hingga usianya beranjak senja, Margaret memulai pencariannya tentang "seseorang yang disebut Tuhan", yang sering disebut-sebut oleh banyak orang sepanjang hidupnya. Saat itu, ia hanya mencari informasi tentang Tuhan, bukan mencari informasi tentang agama tertentu.
"Kebenaran, sesuatu yang masuk akal untuk saya, yang membuka hati saya dan membuat hidup saya lebih bermakna. Saya mendatangi hampir setiap gereja di Inggris Raya, tapi tidak pernah terjadi pada saya untuk berpikir tentang Islam," ujar Margaret.
Saat Margaret mulai mengenal dan tertarik dengan agama Islam, AS melakukan invasi ke Irak dan Margaret membaca banyak hal buruk yang ditulis media massa tentang muslim. Sebagai orang yang sudah mempelajari berbagai agama, ia yakin apa yang dibacanya tidak benar.
"Media massa mengabarkan kebohongan. Makanya saya mencari seorang guru yang bisa mengajarkan saya tentang tata cara hidup berdasarkan ajaran Islam, agar saya bisa membantah apa yang mereka katakan tentang Islam, yang sebenarnya salah, hanya kebohongan dan datangnya dari syetan, sebutan yang lalu saya berikan buat mereka yang menggambarkan muslim itu buruk," papar Margaret.
Margaret sempat memeluk agama Katolik Roma dan berusaha mengamalkan doktrin agamanya. "Salah satu hal yang saya lakukan adalah bersikap ramah dengan semua orang. Saya biasa tersenyum pada setiap orang dan menyapa mereka 'hello', 'apa kabar?' dan 'bagaimana hari Anda hari ini?' ... seperti Yesus yang selalu menyebarkan kebahagiaan dimanapun ia berada," ungkap Margaret.
Tapi ia merasa sangat tidak bahagia menjadi seorang penganut Katolik Roma. Margaret lalu meninggalkan gereja dan tak tahu kemana harus berpaling. Ia lalu mencoba mencari seorang guru agama Islam. Ia berdoa dan berdoa setiap hari pada Tuhan, memohon pertolongan dan itu berlangsung selama hampir dua tahun karena ia tak tahu apa yang harus dilakukannya dan kemana ia harus pergi.
Akhirnya seorang teman dari temannya mengenalkan Margaret pada seorang alim ulama bernama Nur El-Din, keturunan Arab. Ulama itu mengundang Margaret ke rumahnya dan Margaret memenuhi undangan itu. Ia juga memberi rekomendasi sejumlah buku yang bisa dibeli Margaret dan meminta Margaret menanyakan langsung padanya jika ada pertanyaan.
"Itulah awal hubungan kami. Buku itu terdiri dari tujuh jilid, yang mengomentari tentang Quran, bukunya bagus sekali," ujar Margaret.
Ia mempelajari buku itu dari bagian depan, dimulai dengan Surah Al-Baqarah. Lalu Margaret membaca Surah Al-Fatihah. Ketika membaca surat itu, Margaret merasa seperti tersambar petir. "Air mata saya menetes, deras seperti Niagara Falls. Jantung saya berdegup kencang ... saya berkeringat .... gemetaran ... saya ketakutan bahwa ini adalah syaitan yang mencoba menghentikan saya karena saya mungkin telah menemukan jalan, karena buku ini mungkin menunjukkan saya jalan kebenaran, yang selama ini saya cari," tutur Margaret.
Ia lalu menelpon ustaz Nur El-Din, yang kemudian meminta Margaret menemuinya. Di tengah musim dingin yang menggigit, Margaret datang ke kediaman ustaz itu dengan tubuh yang hampir membeku. Ia lalu menceritakan apa yang dialaminya saat membaca Surah Al-Fatihah dan ustaz Nur El-Din hanya mengatakan, "Margaret, Kamu akan menjadi seorang muslim."
Margaret menjawab, bahwa ia membaca buku-buku itu bukan untuk menjadi seorang muslim, tapi agar bisa menyanggah kebohongan-kebohongan yang diceritakan tentang kaum Muslimin. "Saya tidak mau menjadi seorang muslim," kata Margaret ketika itu pada ustaz Nur El-Din.
Ustaz Nur El-Din merespon, "Margaret, Kami akan menjadi seorang muslim, karena saya harus mengatakannya pada kamu, bahwa ada campur Illahi dalam hidupmu."
Kala itu, Margaret berusia 65 tahun. Ia terus belajar dengan ustaznya itu. Setelah empat bulan belajar, ia malah tidak sabaran untuk segera mengucapkan syahadat. Margaret bertanya apakah tidak terlalu terburu-buru baginya, karena ia benar-benar tidak mau menjadi seorang muslim.
"Tapi saya yakin, saya akan belajar dan Tuhan akan memaafkan saya karena tidak menghargai karunia yang sangat besar, yang telah Dia berikan pada saya," ujar Margaret.
Margaret akhirnya mengucapkan dua kalimat syahadat pada 11 Februari 2003 dengan bimbingan Ustaz Nur El-Din. "Apa yang tadi saya ucapkan?" tanya Margaret pada Ustaznya, yang kemudian menjelaskan arti dua kalimat syahadat.
"Dan saya sekarang seorang muslim?" tanya Margaret lagi. Ustaz El-Din menjawab, "Ya, dan nama kamu sekarang adalah Maryam."
Sejak itu, Margaret Templeton menyandang nama islami Maryam Noor. Ia masuk Islam saat usianya sudah 65 tahun.
"Saya tidak bisa bilang bahwa saya seorang muslim yang baik, karena itu sangat, sangat sulit. Saya kehilangan semua teman-teman Katolik saya, semua teman yang dulu saya ajak berbincang. Anak perempuan saya berpikir saya gila! Cuma anak lelaki saya yang percaya bahwa saya telah menemukan kebenaran, dan dia satu-satunya pada saat itu yang mungkin menjadi seorang muslim," tutur Margaret "Maryam" tentang pengalamannya setelah masuk Islam.
"Hal kedua yang membuat hidup saya sangat berat adalah, saya tinggal di negara sekuler dan bukan di negara muslim. Dengan sepenuh hati, saya ingin menetap di sebuah negara muslim dan hidup di tengah masyarakat muslim. Saya satu-satunya muslim di tempat saya tinggal. Tapi Allah sangat baik, karena di tengah semua kesulitan ini, saya bahagia, saya terus belajar," sambungnya.
Maryam hanya memohon pertolongan pada Allah agar tetap istiqomah dalam keislamannya. "Ingatlah duhai Allah, yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, bahwa saya benar-benar hanya seorang bayi, seorang bayi berusia 65 tahun. Saya menghadapi kesulitan dan Engkau harus menolong hamba," doa Maryam.
"Dan inilah cara Allah menolong saya," tandasnya. (kw/oi)

20 Insinyur Cina Memeluk Islam di Makkah

MAKKAH -  Dua puluh insinyur senior Cina yang bekerja pada proyek Kereta Al-Masha'er telah memeluk Islam dengan mengucapkan Syahadat. Para insinyur ini sekarang bergabung dengan 2000 pekerja lainnya yang juga telah menjadi Muslim.

Ada 6000 insinyur dan pekerja yang terlibat dalam pembangunan sistem transportasi. Sebuah masjid untuk beribadah juga telah didirikan pada proyek ini.

Mereka kini sedang mengikuti pelajaran yang diberikan untuk para Mualaf oleh Kantor Koperasi Mekah untuk Bimbingan Komunitas, dari Divisi Bimbingan Masyarakat Cina.

Divisi ini telah menyiapkan program khusus untuk 20 insinyur tersebut, termasuk penjelasan, memulai syahadat, belajar wudhu, dan belajar bahasa Arab yang akan diajarkan oleh ulama Muslim dari Cina.

Muhanna Al-Harbi, seorang pengawas di kantor Komunitas Masyarakat Tionghoa di Arafah mengatakan, ia dan rekan-rekannya memerlukan "sumber belajar, untuk mengajari kami hal-hal mengenai agama dan bahasa Arab".

Al Harbi juga berharap bisa mendapatkan bantuan dana untuk proyek ini, serta memerlukan buku-buku Islam yang sudah diterjemahkan ke bahasa Cina.

Kantor Komunitas Masyarakat Tionghoa ini tiap hari juga menyediakan 400 makanan untuk berbuka bagi Muslim Cina, dan telah memberangkatkan 550 Mualaf Cina berhaji.

"Orang Cina cinta ketertiban dan kejujuran, dan mereka memiliki karakteristik pembawaan yang indah, sebagai akibat dari Islam yang telah menyebar di antara mereka," kata Dr Setr al-Juaid, Direktur kantor tersebut, yang juga seorang profesor di universitas Ummul Qurra Makkah. [muslimdaily.net/saudigazette]

Pembangunan Masjid di Ground Zero (Di bekas gedung WTC) Akhirnya Disetujui

New York (SI ONLINE) - Ketika rencana pembangunan masjid dan Pusat Kajian Islam di Ground Zero diumumkan tahun lalu, berbagai pihak menentang keras rencana tersebut termasuk politisi Amerika.
Berbagai alasan diajukan mereka; ada yang menuding rencana itu tidak peka terhadap perasaan warga Amerika, bahkan ada yang menganggap berdirinya pusat kegiatan Islam itu merupakan lambang kemenangan teroris yang merobohkan menara kembar World Trade Center sepuluh tahun lalu.

Pastur Edward Beck dari komunitas katolik Passionist NY adalah salah seorang yang mendukung pendirian mesjid itu. Dalam wawancara dengan media ABC, ia mengatakan, “Pertama-tama mereka akan membangun pusat kajian Islam termasuk masjid yang bisa menampung  1.400 orang, tetapi ini tidak di lokasi 9-11, letaknya berjarak dua blok (dari Ground Zero).  

Saya berbicara dengan wartawan CNN yang mengatakan bahwa dua blok dari sana bahkan ada juga toko yang menjual barang-barang porno. Apabila kita tidak membolehkan pembangunan masjid yang bertujuan untuk membina dialog antar agama dan berdoa bagi perdamaian, mengapa kita tidak memprotes hal itu?”

Untuk meredakan ketegangan yang menghangat itu, tahun lalu Gubernur New York, David Paterson dan Uskup Agung Timothy Dolan, seperti yang dikutip media ABC,  mengusulkan agar lokasi masjid itu dipindahkan ke tempat lain.

Setelah setahun berlalu, Imam Faisal Abdul Rauf, yang memimpin proyek yang disebut sebagai Cordoba Initiative tersebut, tidak lagi aktif terlibat dalam pembangunan kompleks masjid tersebut.

Tugasnya diambil alih oleh Sharif El Gamal, seorang pengembang real estate asal New York. Gamal adalah Direktur Soho Properties, salah satu perusahaan real estate yang berkantor di Manhattan.

Komplek masjid itu rencananya akan dilengkapi dengan kolam renang, tempat pertunjukan dan lapangan basket, yang tidak hanya bisa digunakan oleh umat Islam di kawasan itu, tetapi juga oleh masyarakat di sekitarnya.

Pembangunan masjid itu akhirnya dibahas dan disetujui oleh komisi yang ditunjuk Walikota New York tahun lalu. Timothy Brown seorang anggota regu pemadam kebakaran yang terlibat dalam upaya evakuasi World Trade Center mengajukan banding atas keputusan itu.

Namun, pada pertengahan Juli tahun ini, Paul Feinman, hakim pengadilan tinggi negara bagian New York  menolak gugatan banding tersebut. Penolakan gugatan ini berarti membuka jalan bagi pembangunan kompleks pusat kajian Islam tersebut.

Subhanallah!!! Tiap Tahun 20.000 Warga Amerika Masuk Islam

BOSTON (voa-islam.com) — Meskipun Islam di Negeri Paman Sam sering dikambinghitamkan sebagai simbol terorisme dan kekerasan, uniknya warga Amerika Serikat (AS) berbondong-bondong hijrah memeluk Islam. Para pengamat memperkirakan setiap tahunnya 20.000 warga AS masuk Islam.
Seperti banyak orang lain yang kebingungan pasca serangan 9/11, Johannah Segarich, warga Boston, Amerika Serikat (AS) bertanya pada dirinya sendiri, “Agama (Islam, red) apa ini yang bisa menginspirasi orang untuk melakukan serangan ini?”
Dia pernah memang mempelajari agama lain, tetapi tidak Islam. Jadi, dia pun membeli terjemahan al-Quran, bertanya-tanya apakah pemahaman dia tentang Islam sebagai agama patriarkal dan sekarang sebagai agama kekerasan, benar adanya.
Lalu dia pun sampai ke surah pertama, dengan tujuh ayat yang berpesan agar manusia mencari bimbingan dari Sang Pencipta Yang Maha Pengasih. Ia pun selesai membaca al-Quran dalam beberapa minggu kemudian dan mulai membacanya sekali lagi. Sekitar 10 minggu setelah tragedi 9/11, “Saya menyadari,” katanya, “bahwa saya telah membuat keputusan.”
Segarich mulai mempelajari Islam lebih intens, dan dalam beberapa bulan, instruktur musik kelahiran Utah itu mengucapkan syahadat, menyatakan diri sebagai Muslimah di Islamic Society of Islam Boston, Cambridge.
“Rasanya seperti gila melakukan semua ini. Saya seorang wanita pekerja profesional setengah baya, sangat independen, sangat kontemporer, dan di sinilah saya beralih ke agama ini, yang saat ini sangat dihina,” kenang Segarich, seperti dikutip situs berita agama Religion News Service, Rabu (24/8/2011).
Memang, sepertinya ini bertentangan dengan intuisi melihat kenyataan bahwa warga AS memutuskan bergabung dengan Islam, agama yang banyak dipandang di Negeri Paman Sam itu sebagai simbol terorisme dan kekerasan —terutama setelah 9/11. Tapi ada lebih banyak orang seperti Segarich yang, didorong oleh rasa ingin tahu, menjadi muallaf.
…Para pengamat memperkirakan bahwa sebanyak 20.000 warga AS masuk Islam setiap tahunnya. Mayoritas muallaf AS adalah perempuan…
Menurut para ahli, mayoritas muallaf pasca 9/11 adalah perempuan. Selain itu, warga Hispanik dan Afrika-Amerika adalah kelompok etnis yang paling banyak menjadi muallaf.
Meskipun jumlahnya sulit dipastikan, pengamat memperkirakan bahwa sebanyak 20.000 warga AS masuk Islam setiap tahunnya.
Beberapa muallaf yang sempat menjadi laporan utama di media massa adalah Yvonne Ridley, wartawan Inggris yang masuk Islam pada 2003 setelah ditawan mujahidin Taliban di Afghanistan. Lalu, ada Lauren Booth, aktivis yang juga saudara ipar mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, yang menjadi muallaf tahun lalu setelah menghadiri demonstrasi pro-Palestina di Teheran, Iran.
Angela Collins Telles dibesarkan di selatan California, tapi kerap melakukan perjalanan ke Mesir dan Suriah, tempat dia bertemu orang yang menurutnya paling dermawan dan penuh kasih. Ketika retorika anti-Muslim terjadi pasca 9/11, Collins Telles merasa perlu membela Muslim.
“Saya melihat negara saya mengutuk orang ini sebagai teroris dan penindas perempuan, dan saya tidak bisa memikirkan apa pun selain kebenaran,” katanya.
“Saya merasa perlu berdiri dan membela mereka. Tapi kemudian saya sadar bahwa saya tidak bisa berdebat tanpa pengetahuan.”
Seperti muallaf lain, Collins Telles mengatakan sejumlah keyakinan Kristen, seperti Trinitas, tidak cukup memuaskan dia.
“Konsep Tuhan sebagai Zat paling indah sesuai dengan apa yang saya percayai,” kata Collins Telles masuk Islam beberapa bulan setelah 9/11.
…Muallaf yang menjadi laporan utama di media massa adalah Yvonne Ridley, wartawan Inggris yang masuk Islam setelah ditawan mujahidin Taliban...
Melihat kenyataan di atas, kini banyak masjid meluncurkan program membantu para muallaf belajar doa, keyakinan dasar, dan perilaku yang tepat dalam Islam.
Vaqar Sharief dari Islamic Center di Wilmington, menyatakan masjid di daerahnya mengislamkan empat atau lima warga setiap bulan.
Terlepas dari antusiasme mereka, beberapa muallaf cemas akan perlakuan teman dan kolega, apakah mereka akan menjadi sasaran pelecehan atau serangan berbau sektarian.
Trisha Squires, seorang muallaf satu bulan, setelah membaca syahadat pada 31 Juli, bahkan harus melepas jilbab saat bekerja, demi menghindari prasangka dari bosnya.
“Saya tak pernah peduli apakah saya akan diterima atau tidak,” kata Collins Telles, yang sekarang tinggal di Brazil bersama suaminya, yang juga masuk Islam setelah bertemu dia. “Saya tahu bahwa saya telah menemukan Tuhan, dan hanya itulah yang saya inginkan.” [taz/pelita, huffingtonpost]

Banjarmasin Bersyariah: Sengaja Tak Puasa Didenda Rp 500 Ribu



Banjarmasin (voa-islam.com) – Penerapan Perda Ramadhan di Banjarmasin ini bisa jadi teladan di wilayah lain untuk membentuk insan beriman dan bertakwa.

Pemerintah Kota Banjarmasin berupaya serius menindak para pelanggar Perda Ramadhan tahun ini. Orang yang tertangkap tidak berpuasa, didenda Rp 300 ribu hingga 500 ribu.

“Denda yang mereka bayar antara 300 ribu sampai 500 ribu per-orang,” ujar Kepala Seksi Penyidikan dan Penyelidikan Satpol PP Kota Banjarmasin Iwan Wahyudi, Kamis (25/8/2011).

Selama yustisi atau penegakan Perda Ramadhan, Satpol PP Kota Banjarmasin telah menjaring 16 pelanggarnya. Selain pedagang yang membuka warung makan dan minum di siang hari, juga penikmatnya.

Empat dari pelanggar Perda Ramadhan yang terjaring warung sakadup Jl Veteran itu, telah dijatuhi sanksi denda dalam putusan di Pengadilan Negeri Banjarmasin.

Untuk pembelinya yang juga sempat terjaring pada waktu itu, kata Iwan, hanya diberikan teguran keras agar tidak mengulangi kembali. “Mereka kita beri surat pernyataan untuk berjanji tidak mengulanginya lagi dikemudian hari,” bebernya.

Menurut Iwan, jumlah pelanggar yang terjaring dibandingkan yustisi pada Ramadhan tahun lalu, masih sedikit. Tahun lalu, setiap melakukan razia, pasti menjaring pelanggar perda tersebut.

Dalam pelaksanaan yustisi penegakan Perda Ramadhan itu, papar Iwan, pihaknya menggandeng kepolisian serta Dinas Sosial dan Tenaga Kerja. Selain membidik pedagang dan penikmat yang membuka usahanya siang hari, juga menertibkan para gelandangan dan pengemis, serta anak jalanan. [taz/inl]

Thursday, August 25, 2011

Inilah HAARP, Senjata Tektonik Pengendali Cuaca & Gempa

Penciptaan senjata mengerikan ini telah diprediksi oleh banyak orang sebelumnya. Seorang ilmuwan kelas dunia bernama Dr. Rosalie Bartell telah mengkonfirmasi bahwa militer Amerika sedang mengerjakan sebuah sistem pengatur cuaca sebagai senjata potensial.

Metodenya termasuk mengendalikan badai dan mengatur arah penguapan air di atmosfer bumi untuk menghasilkan banjir di tempat tertentu.

Bukan hanya Dr Bartell yang mengatakan hal ini, mantan penasehat keamanan gedung putih bernama Zbigniew Brzezinski juga meramalkan hal ini dalam bukunya yang berjudul “Between Two Ages”. Di dalam bukunya, Ia menulis :

“Tekonologi akan menyediakan teknik untuk melakukan peperangan rahasia yang hanya membutuhkan sedikit pasukan, seperti teknik memodifikasi cuaca yang dapat menimbulkan badai yang berkepanjangan.”

Marc Filterman, seorang mantan pejabat militer Perancis pernah mengatakan bahwa Amerika telah memiliki teknologi untuk memanipulasi frekuensi radio untuk melepaskan kondisi cuaca tertentu seperti badai dan Topan.

Konon pada tahun 2002, Rusia pernah mengkonfrontir Amerika Serikat di hadapan PBB dengan menuduhnya telah menciptakan beberapa bencana di Rusia dengan eksperimen-eksperimennya.

Pertanyaannya adalah, apakah Amerika telah menemukan teknologinya ?
Di kalangan penganut teori konspirasi, beredar sebuah rumor bahwa Amerika telah berhasil menciptakan senjata mengerikan tersebut dan mereka merahasiakannya dengan kedok ilmiah. Senjata tersebut bernama HAARP. Satu fasilitas super rahasia yang dianggap sebagai perwujudan senjata pamungkas itu.

HAARP sendiri terletak di Alaska, Amerika Serikat. Lebih tepatnya lagi HAARP berada di Gakona, Alaska (latitude:62.39, longitude:145,15) yang terletak di barat Taman Nasional Wrangell-Saint Elias.

Dampak lingkungan yang disebabkan HAARP memicu pernyataan izin untuk array hingga 180 antena yang akan didirikan. HAARP telah dibangun sebelumnya di situs instalasi radar yang bernama over-the-horizon.

Cara Kerja Dan Dampak HAARP ??
Cara kerja HAARP adalah dengan memanaskan ionosphere yang ada di langit. Hal ini dapat memanipulasi keadaan langit disekitarnya, sehingga pada masa percobaan dapat terjadi suatu hal yang tidak diinginkan misalnya terjadi badai, gempa bumi, gangguan sinyal dan lain-lain.

Caranya dengan menentukan satu titik lokasi ionosphere yang akan dipanaskan, lalu tekanan yang berada di atmosfer juga akan naik. Maka tekanan yang terbentuk dikumpulkan di satu titik dan terbentuklah manipulasi jetstream (arus jet).

Namun menurut sebagian orang, ada sesuatu yang lebih besar sedang dilakukan di tempat ini. Yaitu pengembangan senjata pemusnah massal. HAARP disebut mampu menciptakan banjir dengan memanipulasi penguapan air, mampu menciptakan badai dan bahkan gempa bumi. Dengan kemampuan ini, tentu saja itu berarti Amerika akan mampu menciptakan bencana kelaparan di wilayah yang diinginkannya.

Pihak-pihak yang menuntut jawaban mengenai HAARP tersebar di seluruh penjuru dunia. Mulai dari penduduk Alaska sendiri hingga para ilmuwan di Amerika dan Eropa. Mereka kuatir bahwa HAARP akan menciptakan kerusakan yang tidak bisa dipulihkan.

Salah satu eksperimen HAARP adalah menembakkan sinar elektromagnetik terkendali ke ionosfer bumi. Metode ini disebut dengan “pemanas ionosfer”. Ionosfer adalah lapisan yang mengelilingi atmosfer bumi bagian atas dan jaraknya sekitar 40-60 mil diatas permukaan bumi.

David Yarrow, seorang peneliti dengan latar belakang bidang elektronik mengatakan bahwa interaksi ini akan menyebabkan ionosfer menjadi robek. Padahal ionosfer-lah yang melindungi kita dari radiasi matahari yang ganas.Charles Yost peneliti lain dari North Carolina berkata,”Jika ionosfer terganggu, maka atmosfer dibawahnya pasti akan terganggu.”

Walaupun militer telah menyangkal, namun dokumen yang dirilis oleh militer jelas mengatakan bahwa HAARP didirikan memang untuk kepentingan departemen pertahanan. Entahkah benar atau tidak, namun HAARP telah mencapai status yang mensejajarkannya dengan Area 51.

Baru-baru ini, ketika telegraph.co.uk mendaftar 30 teori konspirasi terbesar sepanjang masa, HAARP menduduki peringkat ke 27. Lumayanlah ! Walaupun hanya di urutan ke-27, tapi kelihatannya akhir-akhir ini HAARP menjadi lebih sering dibahas di dunia maya menyusul beberapa bencana yang terjadi seperti gempa dahsyat di Cina pada Mei 2008 yang dicurigai diakibatkan oleh HAARP.

HAARP diduga belum sempurna dan masih dalam tahap pengetesan (di seluruh dunia, terfokus pada negeri lugu). Dicurigakan HAARP sudah dalam tahap beta pada tahun 2004, ini terbukti ketika batasan badai tornado yang terjadi dalam satu tahun dilanggar oleh alam. Jika satu tahun batas maksimal badai hanya terjadi 4 kali, tahun 2004 terjadi sebanyak 6 kali. Bukti lain adalah ketidakstabilan cuaca ekstrim, yang telah rusak di setiap wilayah utama di Dunia selama beberapa tahun terakhir.

- Badai dan badai tropis telah melanda Karibia.
- Asia Tengah dan Timur Tengah dilanda kekeringan.
- Afrika Barat menghadapi kawanan belalang terbesar di lebih dari satu dekade.
- Empat badai merusak dan hujan badai tropis Alex, Ivan, Frances, Charley dan Jeanne telah terjadi secara berurutan, dalam waktu singkat. Belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah badai di Karibia, pulau Grenada benar-benar hancur: 37 orang meninggal dan sekitar dua pertiga dari pulau ini 100.000 jiwa telah kehilangan tempat tinggal; di Haiti, lebih dari dua ribu orang meninggal dan puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Republik Dominika, Jamaika, Kuba, Bahama dan Florida juga telah hancur. Di Amerika Serikat, kerusakan di beberapa negara bagian Selatan termasuk Florida, Alabama, Georgia, Mississippi dan Carolina merupakan yang tertinggi dalam sejarah AS.

Nah, apabila ini disalahgunakan pada suatu saat nanti, dapat dipastikan bahwa negara pemilik HAARP ini (Amerika) bakalan seenaknya sendiri dalam mengatur semua kehidupan manusia di bumi ini.

Pengembangan Haarp Dalam Mempengaruhi Pikiran Manusia
Dengan mengirimkan EXTREMELY LOW FREQUENCY (ELF) RADIATION ke otak manusia, HAARP bisa mengontrol mood manusia. Karena pada dasarnya otak besar manusia bekerja pada 1-30 Pulse/Sec-nya. Dan dalam putaran perdetiknya, terdapat frekuensi hertz.
Delta (1-4/sec), Keadaan tidur
Theta (4-7/sec), Keadaan mengantuk atau baru bangun, dan juga ini merupakan saat otak manusia masih berusia balita.
Alpha (7-12/sec), Keadaan Normal dan belajar
Beta (tak terhitung), Keadaan Marah atau sedang dalam emosi yang tinggi
Foto Tambahan Tentang Efek menggunakan Senjata ini :
Jika anda ingin mencoba memata-matai fasilitas ini. Masuklah ke google earth, pada baris “fly to”, isikan “HAARP”. Maka anda akan langsung dibawa ke fasilitas ini. Mungkin anda akan menemukan sesuatu yang mengejutkan. Dan berikut adalah gumpalan awan yang diduga berurutan terbentuk sebelum terjadi gempa di China.

Dan Ini Adalah efek penggunaannya yang halus, dan mematikan

H.A.A.R.P Senjata Pembuat Tsunami dan Gempa

H.A.A.R.P
(High Frequency Active Auroral Research Program)

——————–

Apa itu HAARP?HAARP adalah project investigasi yang bertujuan untuk “memahami, menstimulasi,dan mengontrol proses ionospheric yang dapat mengubah kinerja komunikasi dan menggunakan sistem surveilans”. Dimulai pada tahun 1992, project ditargetkan selesai dalam 20 tahun kedepan (selesai tahun 2012).


Bagian² HAARP
——————–
S
iapa yang menggunakan HAARP?
Project ini dikerjakan bersama oleh US Air Force, US Navy Force, dan University of Alaska.

US NAVY logo
———————
Penjelasan
Dikatakan bahwa proyek ini mirip dengan beberapa pemanas ionospheric yang tersebar di seluruh dunia dan memiliki bagian besar diagnostik instrumen yang memfasilitasi penggunaannya untuk meningkatkan pemahaman ilmiah yg berkenaan dgn ionosfir dinamika. Walaupun ditakutkan akan digunakan sebagai senjata pemusnah massal, ilmuwan yang terlibat dalam aeronomy, ruang sains, atau fisika plasma mengabaikan ketakutan ini sebagai teori yang tak berdasar.
Antena² HAARP di alaska
———————
Ionosphere itu apa ya?
Ionosphere adalah bagian teratas dan terpenting dalam atmosfer bumi kita. Ionosphere sangat penting karena dia menyaring radiasi chaya matahari agar tidak langsung jatuh ke bumi. Ionosphere berperan dalam mengatur kadar kelistrikan dalam atmosfer dan membentuk inti dari tepi magnetosphere. Ionosphere juga memiliki kegunaan lain bagi manusia, yaitu mempengaruhi gelombang penyiaran radio jauh dari tempat² yang ada di Bumi.

Bagian² Ionosphere
———————
Dimanakah HAARP Berada?
HAARP terletak di Alaska, Amerika Serikat. Lebih tepatnya lagi HAARP berada di Gakona, Alaska (latitude:62.39,longitude:145,15) yang terletak di barat Taman Nasional Wrangell-Saint Elias . Dampak lingkungan yang disebabkan HAARP memicu pernyataan izin untuk array hingga 180 antena yang akan didirikan. HAARP telah dibangun sebelumnya di situs instalasi radar yang bernama over-the-horizon.

HAARP di alaska
———————
Apa Sih Fungsi HAARP?
Tujuan dari program ini adalah untuk lebih maju dalam mempelajari properti fisik dan elektrik bumi yang kedepannya dapat digunakan dalam memudahkan komunikasi militer. Tapi selain itu, HAARP juga dapat mengatur cuaca melalui ionosphere, seperti membuat hujan, badai, tsunami, dan masih banyak yang belum diketahui…

HAARP mengubah cuaca
———————
Terus Apa Salahnya?
HAARP itu bekerja dengan memanaskan ionosphere yang ada di langit sehingga dapat memanipulasi keadaan langit disekitarnya. Dengan kelebihan tersebut, HAARP digunakan sebagai kebutuhan militer.

———————
Bahaya HAARP


Quote:
Dapat Mengatur Cuaca


Kok Bisa? Caranya dengan menentukan satu titik lokasi ionosphere yang akan dipanaskan, lalu tekanan yang berada di atmosfer juga akan naik. Maka tekanan yang terbentuk dikumpulkan di satu titik dan terbentuklah manipulasi jetstream (arus jet). Tapi HAARP belum sempurna dan masih dalam tahap pengetesan (di seluruh dunia). Dicurigakan HAARP sudah dalam tahap beta pada tahun 2004, ini terbukti ketika batasan badai tornado yang terjadi dalam satu tahun dilanggar oleh alam. Jika satu tahun batas maksimal badai hanya terjadi 4 kali, tahun 2004 terjadi sebanyak 6 kali.
sumber
sumber
Statistik keadaan udara di alaska (2005) setelah HAARP dicurigai
Quote:
Dapat Melindungi Dari Bahaya Nuklir


Teknologi HAARP dapat mendeteksi benda frekuensi sinyal rendah seperti pesawat dan missile melalui udara, sehingga membuat teknologi lainnya kalah canggih. HARP juga didukung oleh Radar Cakrawala atau Over The Horizon Radar, yaitu radar yang mencakup seluruh dunia karena penghubungnya adalah atmosfer. Tidak dapat diragukan lagi akurasi dari radar HAARP tersebut. Bahkan saat ini lokasi setiap daerah di bumi dapat diketahui dengan jelas, lebih baik dari satelit karena HAARP masih berada di bawah atmosfer.
Quote:
Mempengaruhi Pikiran Manusia



Dengan mengirimkan EXTREMELY LOW FREQUENCY (ELF) RADIATION ke otak manusia, HAARP bisa mengontrol mood manusia. untuk lebih jelasnya, lihat teori di spoiler
teori

Pada dasarnya otak besar manusia bekerja pada 1-30 Pulse/Sec-nya. Dan dalam putaran perdetiknya, terdapat frekuensi hertz.
  • Delta (1-4/sec), Keadaan tidur
  • Theta (4-7/sec), Keadaan mengantuk atau baru bangun, dan juga ini merupakan saat otak manusia masih berusia balita.
  • Alpha (7-12/sec), Keadaan Normal dan belajar
  • Beta (tak terhitung), Keadaan Marah atau sedang dalam emosi yang tinggi

Dengan gelombang rendah HAARP, bisa dikatakan manusia dapat dimanipulasi dengan HAARP.
sumber Cara kerja HAARP

kenapa gambar di atas di lambangkan dengan mata 1 ?? karena yang memiliki HAARP adalah orang2 zionis para freemanson yang menyembah dajjal untuk menguasai DUNIA !!
Jadi kesimpulannya, selama HAARP digunakan untuk tujuan yang baik, tidak akan ada masalah sebenarnya. Tapi pengetesan HAARP menimbulkan perubahan iklik dan unsur² bumi menjadi tidak stabil yang juga akan mempercepat proses global warming.
mungkinkah tsunami yang terjadi di akibatkan karena HAARP ini? bisa saja !

MENDENGAR DAN TIDAK

MENDENGAR DAN TIDAK 2:93 Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat bukit (Thursina) di atasmu ...